Searching...
Sabtu, 29 November 2014

Menikmati Nuansa Jadoel di Warung Talaga

Barang apa yang kamu ingat waktu kecil?

Apabila ada pertanyaan tersebut tentu aku akan menjawab termos aluminium untuk menyimpan air panas, alat masak aluminium yang berdentang-denting, tempat nasi onamel, teko aluminium yang panas diseka saat berisi air panas, TV cembung, setrika aluminium, lampu semprong, dll. Saat ini, aku sudah lebih 20 tahun hidup di bumi ini. Banyak kemajuan teknologi yang aku nikmati sampai saat ini. Waktu kecil dulu ngga ada dispenser yang bisa digunakan untuk memanaskan dan menyimpan air. Ngga ada setrika berlapis plastik sehingga sangat mudah "dicium" saat menyala. Ngga ada TV LCD multifungsi dengan TV kabelnya. Ngga ada juga lampu emergency yang digunakan saat mati lampu. Barang-barang tersebut memang jadoel tapi sangat antik. Bahkan mayoritas barangnya bisa awet bertahun-tahun. Di kampungku masih ada ada loh barang jadoel seperti tempat nasi onamel, TV cembung dan alat masak aluminium. Bahkan, barang tersebut masih sering digunakan oleh nenekku. *Mungkin nenekku belum bisa move on dengan kemajuan teknologi.

Berbicara masalah barang jadoel nan antik, ternyata ada loh sebuah café di Bandung yang berdekorasi jadoel. Adalah Warung Talaga, sebuah café yang mengusung nuansa jadoel tapi nyaman banget saat mengunjunginya. Beneran loh, aku suka banget nuansa jadoelnya. Mengingatkan masa kecil yang menyenangkan gituh deh. ^.^

Interior Warung Talaga

Kerennya lagi, Warung Talaga memiliki aneka menu "kampung" Indonesia tapi rasanya maknyos! FYI, Warung Talaga itu dahulunya adalah pabrik tahu yang bernama Talaga Yun Sen. Kemudian Joeliana Fifi memperluas bisnisnya menjadi sebuah café dengan menu andalannya tahu. Supaya selaras dengan menu yang ditawarkan, Warung Talaga pun mendekor ruangannya dengan interior bernuansa jadoel. Makanya banyak barang jadoel nan antik yang dapat ditemukan di Warung Talaga.

Tahu Bodo Saeutik 

Tahu bodo saeutik (Rp21K)



Tahu bodo adalah menu andalan dan menu tertua Warung Talaga. Tahu goreng yang diracik dengan bumbu bernama bodo ini disajikan di atas coet yang masih panas. Customer pun dapat memilih level kepedesan mulai dari 3 cabe sampai 15 cabe.

Saat mengunjungi Warung Talaga, aku memilih tahu bodo saeutik dengan level kepedesan menggunakan 3 cabe. Rasa tahu yang lembut dan renyah makin hot dengan adanya cabe rawit. Sejujurnya 3 cabe rawit saja sudah membuatku kepedesan bahkan lidahku menjulur-julur seperti anjing kepanasan. Duh, ngga kebayang apabila ada yang memakan sampai 15 cabe. Pasti extremely hot tingkat dewa deh. Huhaaa!

Mie Godok Ala Mas Abud 

Mie godok ala Mas Abud (Rp29.5K)

Hmm, bingung juga sih kenapa dinamakan ala Mas Abud? Apakah hubungan kekerabatannya dengan founder Warung Talaga? Ngga tau juga sih aku. Tapi mie godok ini sangat spesial.

Semangkok mie rebus yang dicampur aneka sayuran seperti kol, tomat, bawang daun, caisim, ayam suir, wortel rasanya memang patut diacungi jempol. Apalagi ditambah cabe rawit potong kecil dengan level kepedesan yang dapat dipilih sesuai selera masing-masing. MANTAP!!! Cocok banget saat dingin dan musim hujan.

Teh Teko 

Teh teko (Rp15K)

Teh teko disajikan dengan teko aluminium nan jadoel. Gula batu juga disajikan dengan tempat yang terpisah dari teh. Kehangatan teh membuat tubuh lebih bersemangat. Meskipun rasa tehnya kurang spesial tapi lumayanlah diminum dengan ditemani mie rebus.

Susu Dele Mocca 

Susu dele mocca (Rp15K)

Kebetulan saat mengunjungi Warung Talaga, sedang ada promo gratis susu dele dengan hanya mention akun media sosial @warungtalaga Wuah, pastinya aku langsung upload foto dan mention twitter @warungtalaga donk. Setelah berhasil upload, aku memberikan bukti kepada waiter Warung Talaga. Dan susu dele gratis pun menjadi hakku.

Sebenarnya ada 4 varian rasa susu dele; mocca, original (vanilla), strawberry, dan nggg satu lagi lupa namanya yang warna ijo. *maklum saat itu sedang tidak ready. Aku memilih mocca karena lagi demen dengan minuman coklat. Susu dele mocca yang disajikan dingin sangat menyegarkan. Rasa kedelenya kental dan berasa. Lumayan manis juga. Slurppp!!!

Warung Talaga
Ciwalk L02 & SL 02 lower Ground
Jl. Cihampelas No 160, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Buka:
Senin - Jum’at: 09:00 - 22:00
Sabtu - Minggu: 09:00 – 23:00

Twitter: @warungtalaga
Instagram: @warungtalaga
Website: www.warungtalaga.com

8 komentar:

  1. Keren warungnya, unik, desainnya bagus, cukup kreatif :)

    www.fkrimaulana.blogspot.com

    BalasHapus
  2. Awww perabotan simbahkuuu hahahaaa

    BalasHapus
  3. wuih jadul yah... jd brasa kembali k jmn dulu...

    BalasHapus
  4. Sering liat belom sempet mampir, kapan-kapan deh :)

    BalasHapus

 
Back to top!