Searching...
Sabtu, 17 Januari 2015

Lezatnya Pho Bo Madame Sari

Berbicara oleh-oleh dari Bandung sudah pada tau lah dengan Kartika Sari. Hampir semua orang yang mengunjungi Bandung singgah dulu ke Kartika Sari untuk membeli oleh-oleh semisal molen, cheese roll, brownies dan penganan lainnya. Kartika Sari memiliki banyak cabang di Bandung tapi yang paling ramai di Dago. Kartika Sari Dago pun tidak pernah sepi saat weekend dan liburan. Mayoritas plat mobilnya di luar plat D yang artinya bukan plat mobil Bandung. Tak hanya mobil pribadi, bis pariwisata pun sering singgah di Kartika Sari Dago.

Bisa dibilang Kartika Sari Dago yang terbesar di Bandung. Selain store Kartika Sari yang menjual oleh-oleh Bandung banyak juga loh tempat cuci mata dan bersantai lainnya. Contohnya café, store pakaian, store travel dan store tas & sepatu.

Nah, di antara café di Kartika Sari ada café terbesar namanya Madame Sari. Madame Sari ini sangat cozy untuk bersantai usai memilih oleh-oleh di Kartika Sari. Tidak mesti berbelanja di Kartika Sari, Madame Sari juga merupakan tempat asyik untuk berkumpul bersama keluarga, teman atau kolega. Ruangannya yang cukup besar, meja makan yang banyak, kursi yang empuk, menu yang bervariasi membuat pengunjung sangat betah berlama-lama di Madame Sari. Madame Sari juga memiliki banyak pegawai sehingga pelayanannya lebih cepat dan makin menambah happy dan enjoy konsumennya.

Sebenarnya menu Madame Sari lumayan bervariasi. Mulai dari Indonesian cuisine sampai western cuisine. Tapi favoritku adalah Pho Bo yang merupakan sup mie asal Vietnam. *Pho Bo = sop daging sapi. Hampir setiap ke Madame Sari aku memilih menu tersebut. Begitu waiter memberikan daftar menu langsung aku pilih Pho Bo pakai nasi. *Padahal Pho Bo itu tanpa nasi loh. Si waiter tidak perlu berlama-lama menungguku memilih menu, tidak perlu juga balik dulu kemudian kembali lagi ke mejaku. Hohoho aku contoh konsumen yang baik, ya? ^.^

Pho Bo (Rp 45K)

Menurutku Pho Bo tidak seperti sup Indonesia. Pho Bo itu malah lebih mirip soto Indonesia. Bedanya kuahnya lebih gelap, tidak terlalu encer, ada minyak kaldu bening terapung dan rasanya agak manis. Mie nya mirip kwetiau yang lebih tebal tapi tidak setebal Udon. Rasa mie lembut dan mudah dikulum. Dalam mangkuk Pho Bo juga terdapat baso dan daging sapi mirip dendeng yang matangnya sempurna. Tidak keras, tidak lembek dan enak digigit. Selain itu, ada pula tauge, basil, bombay, lemon dan cabe yang dihidangkan terpisah sehingga dapat disesuaikan dengan selera konsumen. Oh iya, Pho Bo di Madame Sari komposisinya halal. Tidak seperti Pho Bo Vietnam yang kadang terdapat kaldu babi. Makanya aku sering ke Madame Sari demi menyicipi Pho Bo. Hmm, Pho Bo yang hangat sangat cocok dimakan saat hujan dan cuaca dingin. Slurp!
 


Untuk menemani Pho Bo, aku memilih minuman Mocha. Rasa mocha coklat dan susu yang manis nampol sekali dilidah. Apalagi plating-nya yang lucu-lucu bikin gemes difoto. Beneran deh aku itu salut banget dengan barista yang cakap membuat kopi dengan buih mengapung. Tidak hanya bentuknya yang lucu seperti bunga, love, binatang tapi juga rapih dan tak belepotan. Pastinya barista harus terampil menghiasi kopi yang akan dihidangkan. Keren pisanlah!

Mocha (Rp 30K)

Madame Sari Restaurant

Jl. Ir. H. Djuanda No 85, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Telp: (022) 2509495, 2504651
Harga: <Rp 50K

4 komentar:

  1. pho bo nya bikin ngilerrrrrr, tapi pingin moca nya juga..
    tapi thanks ya info nya. bisa jadi refrensi tempat makanan kalau saya lagi di bandung nihh :)

    BalasHapus
  2. ka rizka.. makan terusss..tapi ga gemuk2 kaya isha :P
    fotonya bikin ngiler, jadi pengeen :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe. justru aku makan teruss biar makin gemuk

      Hapus

 
Back to top!