Searching...
Minggu, 14 Juni 2015

10 Keunikan Maninjau yang Merindu

Walaupun banyak negri kujalani
Yang masyhur permai dikata orang
Tetapi kampung dan rumahku
Di sanalah kurasa senang
Tanahku tak kulupakan
Engkau kubanggakan

(Tanah Airku-Ibu Sud)

Petikan lirik lagu Tanah Airku selalu membuat hatiku rindu dengan kampung halaman ibuku. Maninjau, kecamatan Tanjung Raya, kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sebuah daerah di tepi sebuah danau yang sangat indah. Danau seluas 99,5 km² dapat dijelajahi selama 1 ½ jam dengan menggunakan transportasi darat. Aku sudah pernah mengitari jalan daratnya. Meskipun jalannya sempit tapi kondisi jalan sudah baik. Di sekitar Danau Maninjau, aku melihat beragam potensi yang menarik. Tak hanya alam tapi juga kuliner, budaya, sastra. Meskipun sudah lebih 8 tahun merantau ke luar pulau plus menjelajahi negara lain, tapi Maninjau selalu membuatku rindu. Ada 10 Keunikan Maninjau yang Merindu ingin aku ungkapkan.

1. Pemandangannya bagaikan lukisan

Pemandangan Danau Maninjau dari Puncak Lawang

Maninjau mempunyai pemandangan yang sangat indah bagaikan lukisan. Ukuran danaunya lumayan luas dengan porsi badan yang sangat ideal; panjangnya tidak terlalu panjang dan lebarnya tidak terlalu lebar. Apalagi melihatnya dari puncak tertinggi seperti Puncak Lawang di Matur, pemandangan Danau Maninjau terlihat seperti cekungan besar dengan dinding-dinding perbukitan. Fantastis!

2. Kelok 44 yang berliku 

Perjalanan melewati kelok 44

Biasanya aku berangkat dari Bukittinggi ke Maninjau. Perjalanan dari Bukittinggi ke Maninjau sekitar 1 ½ jam. Selama perjalanan, aku menemukan pemandangan hijau dengan pepohonan dan hamparan sawah yang membuat mata segar. Setelah melewati daerah Ambun Pagi, ada tantangan perjalanan yang harus dilewati. Apalagi kalau bukan kelok 44 yang terkenal menantang bagi pengemudi. Kelok 44 itu sangat berliku, tikungannya patah, tajam, jalannya sempit dan licin saat hujan. Jika pengemudi tidak berhati-hati, akan terjadi kecelakaan. Untuk meminimalisir kecelakaan, Pemda membuat peraturan bahwasanya pengemudi dari atas harus mengalah dan berhenti saat akan berpapasan dengan pengemudi dari bawah. Makanya sebelum berkelok sering terdengar bunyi klakson sebagai kode agar pengendera atas berhenti. Tak hanya pengemudi, penumpang juga sering mabok dan mual-mual melewati kelok 44. Waktu kecil aku sering mabok saat melewatinya tapi sekarang sudah ngga pernah mabok lagi. Sudah terbiasa.

Meskipun menantang, kelok 44 memberikan keindahan dengan pesona Danau Maninjau yang memanggil-manggil orang untuk mengunjunginya. Danau Maninjau memang terlihat eksotis dan menyejukan mata jika dilihat dari kelok-kelok. Kadang-kadang aku juga melihat segerombolan monyet yang melompat-lompat di kelok-kelok. Sang monyet terlihat memelas dan meminta makan kepada penumpang yang lewat.

3. PLTA sebagai sumber listrik dan wisata

Objek wisata yang dari dulu sering disinggahi adalah PLTA Maninjau di Muko-Muko. PLTA Maninjau tidak hanya dijadikan sumber energi listrik untuk daerah Maninjau, Bukittinggi dan sekitarnya, tapi juga dijadikan objek wisata. Masih teringat dibenakku saat piknik bersama keluarga di PLTA Maninjau. Kami bersantai menikmati udara sejuk Danau Maninjau. Sebenarnya ada fasilitas perahu dan motor boat di sana. Sayangnya sampai sekarang aku belum pernah menaikinya karena tidak pastinya jadwal perahu dan motor boat. Hiks.

4. Kuliner yang tidak ada duplikatnya di daerah lain

atas: rinuak, bawah kiri: pensi, bawah kanan: ikan bada

Danau Maninjau memiliki hasil perikanan yang hanya ada di Maninjau. Mayoritas hasil perikanannya mini-mini dan unyu-unyu. Ada 3 makanan yang sering aku nikmati: rinuak (ikan sangat mini), pensi (kerang mini), ikan bada (ikan sebesar telunjuk). Bermacam-macam masakan yang bisa dikreasikan seperti foto masakan nenek yang aku pajang. Ada ikan bada goreng yang rasanya gurih. Ada pensi balado dengan paria yang pedas dan ngga pahit. Paria ngga pahit? Iya, nenekku memang ahli memasak paria sehingga ngga pahit. Ada perkedel rinuak yang diolah dengan mencampurkan rinuak dan tepung sebelum digoreng. Oh iya, aku pernah memperkenalkan rinuak kepada sahabatku asal Surabaya. Dia sangat suka makan rinuak bahkan sering memintaku untuk memaketkannya. Dia juga sebel kenapa ngga dari dulu-dulu aku memperkenalkan rinuak kepadanya.

Jika ingin memasak kuliner Maninjau, bisa dibeli di Pasar Maninjau yang terletak di bawah kelok 1. Jika ingin membeli oleh-oleh makanan, pergi saja ke Gasang yang terletak sebelum PLTA Maninjau. Di sana banyak berderet kedai yang menjual kuliner khas Maninjau. Kecuali pensi, kuliner Maninjau awet dan bisa bertahan lebih dari seminggu.

5. Melihat ikan air tawar di keramba 

keramba yang dilihat dari belakang rumah nenek

Selain hasil perikanan yang khas, Maninjau juga membudidayakan ikan air tawar menggunakan keramba. Biasanya ikan yang dibudidayakan pada keramba terapung berbentuk persegi itu adalah ikan nila. Keramba dijadikan sumber penghasilan bagi penduduk dan pengusaha luar Maninjau. Hasil ikannya pun sampai didistribusikan ke Jambi dan Riau.

Keramba sudah menjamur di sekeliling Danau Maninjau. Aku saja cukup jalan ke belakang rumah nenek sudah langsung bertemu keramba. Melihat ikan bermain-main di keramba sudah membuatku puas.

6. Kesenian tambua tansa yang attractive

Kesenian tambua tansa saat malam takbiran

Ada kesenian asli Maninjau yang menarik. Namanya tambua tansa. Tambua adalah alat musik pukul berbentuk tambur yang terbuat dari kulit kambing, dipakai dengan mengikatkan tali yang dirajut ke depan badan, kemudian ditabuh dengan kayu yang berumbul-umbul. Sedangkan tansa adalah alat musik gendang kecil yang terbuat dari aluminium berlapis kulit kijang. Tambua tansa dimainkan dengan alat musik lain seperti talempong, pupuik dan tari gelombang. Nadanya yang berirama membuat penonton ikut bergoyang dengan reflect. Kesenian ini masih eksis dan sering dimainkan generasi muda. *Salut dengan pemuda Maninjau yang masih tetap melestarikan budaya lokalnya. Biasanya aku melihat tambua tansai saat acara adat, kenaikan penghulu, pernikahan, pawai dan pesta pertunjukan yang sering diadakan di Maninjau.

7. Rakik-rakik saat malam takbiran 

rakik-rakik pada malam takbiran 1435 H

Saat malam takbiran, ada tradisi pertunjukan yang menarik bernama rakik-rakik. Pertunjukan rakik-rakik dimeriahkan oleh hampir seluruh nagari di sekeliling Maninjau. Bahkan bentuk rakik-rakik pernah dilombakan antar nagari. Menjelang malam takbiran, pemuda-pemuda merakit bambu hingga kokoh. Supaya lebih indah, rakik-rakik dihias dengan lampu obor dan lampion. Kemudian rakik-rakik dijalankan di danau dengan sesekali meletuskan badia batuang (meriam bambu). Kerasnya bunyi badia batuang menggema hingga sekeliling Danau Maninjau. Terdengar sampai rumah nenekku. Kemeriahan rakik-rakik semakin menarik dengan lantunan takbir yang berkumandang dan pertunjukan kesenian tambua tansa. Karena rakik-rakik, malam takbiran jauh lebih meriah daripada malam tahun baru di Maninjau. Moment rakik-rakik itu menjadi kebahagiaan bagiku. Karena biasanya aku hanya pulang kampung ke Maninjau saat lebaran.

8. Legenda dan sastra yang mengharu biru

Ada legenda menarik Danau Maninjau yang sering diceritakan kakek nenekku. Adalah legenda Bujang Sambilan yang menceritakan asal usul terbentuknya Danau Maninjau. Bujang Sambilan artinya sembilan orang lelaki lajang.

Menurut ceritanya, terdapat keluarga yang mempunyai sembilan saudara laki-laki dan seorang perempuan. Mereka adalah Kukuban, Kudun, Bayua, Malintang, Galapuang, Balok, Batang, Bayang, Kaciak dan saudara perempuannya bernama Sani. Sani menjalin cinta dengan Giran yang merupakan anak pamannya. Singkat cerita Sani dan Giran dituduh Bujang Sambilan berbuat cinta terlarang yang membuatnya dihukum dan dibuang ke kawah Gunung Tinjau. Sebelum dihukum, Giran sempat berdoa. "Jika dia dan Sani bersalah, dia rela tubuhnya hancur di dalam kawah. Namun, jika dia dan Sani tidak bersalah, dia ingin Bujang Sambilan dikutuk menjadi ikan". Setelah berdoa, Giran dan Sani diceburkan ke dalam kawah dengan disaksikan banyak warga. Apa yang terjadi setelahnya? Ternyata terjadi letusan gunung yang sangat keras dengan semburan lahar panas sehingga membuat Gunung Tinjau meletus menjadi kawah danau. Naasnya lagi, Bujang Sambilan berubah menjadi ikan.

Bagi masyarakat Maninjau, nama tokoh dalam cerita dijadikan nama nagari seperti nagari Kukuban, Sikudun, Bayua, Koto Malintang, Sigalapuang, Balok, Sungai Batang, Tanjung Sani dan Sigiran.

Selain legenda, aku juga tertarik dengan karya sastra putra daerah Maninjau. Tokoh sastra inspirasiku adalah Buya HAMKA. Seorang sastrawan dengan karya novel fenomenal yang tak pernah basi dan masih menjadi rujukan pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Bahkan beberapa karyanya pernah dibuatkan film yang menjadi box office perfilmnan Indonesia. Seperti Tenggelamnya Kapal van der Wijck dan Di bawah Lindungan Ka’bah.

Rumah kelahiran Buya HAMKA dijadikan museum budaya oleh Pemda. Museum yang terletak di daerah Tanjung Sani (sekitar 6 km dari Pasar Maninjau) sering dikunjungi wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Sebagai fans buya HAMKA pastinya aku sudah pernah mengunjungi museumnya.

9. Setting Film Negeri 5 Menara yang familiar

Waktu adekku berfoto, rumah ini hanya rumah biasa. Tapi setelah 2 tahun kemudian, rumah ini dijadikan tempat syuting film Negeri 5 Menara

Film Negeri 5 Menara diadaptasi dari novel karangan pria asal Maninjau, A.Fuadi. Bisa dibilang A.Fuadi adalah Buya HAMKA versi abad 21 karena novelnya menjadi best seller dan pernah difilmkan. Pertama kali mengetahui novel Negeri 5 Menara dari sahabatku. Sahabatku bercerita, tokoh utama dari novel berasal dari Maninjau. Maninjau juga diceritakan pada awal-awal novel. Tentu aku tertarik dan langsung membeli novel tersebut. Kapan lagi kampungku dijadikan objek cerita menurutku saat itu.

Aku juga sangat antusias saat novelnya difilmnkan. Awal cerita diperlihatkan keindahan Maninjau. Banyak lokasi yang familiar bagiku. Termasuk rumah tokoh utama yang telah aku kenal sejak kecil. Kaget juga sih pemilihan lokasinya yang hanya 250 meter dari rumah nenekku. Karena pada novelnya, rumah tokoh utama berada di Bayur yang letaknya jauh dari rumah nenek.

10. Hamparan sawah yang menenangkan 


Pemandangan di depan rumah nenek

Satu lagi yang membuatku rindu di Maninjau adalah pemandangan hamparan sawahnya. Tak perlu jauh-jauh, aku cukup merasakan keindahannya dari rumah nenek. Jika halaman belakang rumah nenek adalah danau yang indah, maka halaman depan adalah hamparan sawah yang tak kalah indahnya. Sesekali burung-burung hinggap di sawah. Burung-burung mengeluarkan suara yang menentramkan jiwa. Aku sangat senang di Maninjau. Dengan pemandangannya yang indah, udaranya yang sejuk, kulinernya yang lezat, kesenian yang attractive, Maninjau membuatku merasa damai, tenang dan tentram. Aku bersyukur bisa menikmati indahnya semenjak kecil. Aku juga bersyukur dilahirkan di Indonesia yang mempunyai keindahan alam luar biasa. So, ngga salahkan bila Maninjau membuatku rindu?

14 komentar:

  1. Wah, kampung ibu saya nih. Pas jalan-jalan ke sana juga saya makan pensi, enak ya! Pemandangan matahari terbit juga cantik sekali..!

    BalasHapus
    Balasan
    1. wuah kalo akustru lebih cantik matahari terbenamnya.
      toss dululah sesama kampung maninjau

      Hapus
    2. Saya TKI DI MALAYSIA
      Maaf sebelumnya jika lewat Tempat ini saya menceritakan kisah hidup saya niat saya hanyalah semata ingin berbagi tapi semua tergantung Anda percaya atau tidak yg jelasnya inilah kenyataannya...
      Syukur alhamdulillah kini saya bisa menghirup udara segar di indonesia karnah sudah sekian lama saya ingin pulang ke kampung halaman namun tak bisa sebab,saya harus bekerja di negri orang (Arab Saudi) karna ada hutang yang harus saya bayar di majikan yaitu 257 juta untuk uang indo namun saya tidak pusing lagi sebab kemaring saya di berikan Info oleh seseorang yang tidak saya kenal,katanya kalau mengalami kesulitan Ekonomi,Terlilit hutang silahkan minta bantuan sama
      KI BARONG di Nomor telfon 0852 8895 8775 di jamin bantuan beliau 100% …
      ATAU >>KLIK DISINI<<
      BANTUAN DARI KI BARONG
      1.PESUGIHAN
      2.TOGEL
      3. DANAH GHAIB
      4.PENGGANDAAN UANG
      5.UANG BALIK
      6.PEMIKAT
      7.PENGLARIS BISNIS (Jualan,Tokoh,warung)
      8.PERLANJAR DALAM BERBAGAI HAL
      Jadi saya beranikan diri menghubungi beliau dan menyampaikan semua masalah saya dan alhamdulillah saya bisa di bantu,kini semua hutang saya sama majikan di Saudi semua bisa terlunasi dan punya modal untuk pulang kampung,,,,
      Jadi buat yang pengen seperti saya silahkan hubungi KI BARONG di nomor 0852 8895 8775 Anda tidak usah ragu akan adanya penipuan atau hal semacamnya sebab saya dan yg lainnya sudah membuktikan keampuhan bantuan beliau kini giliran Anda trimahkasi….

      Hapus
  2. daerah Maninjau sangat kaya akan pemandangan yang indah ya, duh aku jadi ingin deh main kesana, tapi jauh banget [-(

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya keren mba
      kalo ada kesempatan bisalah singgah ke sana

      Hapus
  3. Keindahan Indonesia yang tidak pernah ada habisnya untuk diceritakan...(h)

    BalasHapus
  4. Keren ya.... rumah neneknya kayaknya nyaman banget dengan pemandangan elok nian hehe..

    BalasHapus
  5. Subhanallah mbak, cantik banget Maninjau, mupeng banget ingin ke sana, asri banget ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba. kalo ada kesempatan, singgahlah ke maninjau

      Hapus
  6. Dulu aku pernah ke Maninjau pas SMP dan sekarang sudah lupa gimana bentuknya, hahaha. Kayaknya mesti mampir Bukittinggi lagi ini..

    BalasHapus
  7. Saya TKI DI MALAYSIA
    Maaf sebelumnya jika lewat Tempat ini saya menceritakan kisah hidup saya niat saya hanyalah semata ingin berbagi tapi semua tergantung Anda percaya atau tidak yg jelasnya inilah kenyataannya...
    Syukur alhamdulillah kini saya bisa menghirup udara segar di indonesia karnah sudah sekian lama saya ingin pulang ke kampung halaman namun tak bisa sebab,saya harus bekerja di negri orang (Arab Saudi) karna ada hutang yang harus saya bayar di majikan yaitu 257 juta untuk uang indo namun saya tidak pusing lagi sebab kemaring saya di berikan Info oleh seseorang yang tidak saya kenal,katanya kalau mengalami kesulitan Ekonomi,Terlilit hutang silahkan minta bantuan sama
    KI BARONG di Nomor telfon 0852 8895 8775 di jamin bantuan beliau 100% …
    ATAU >>KLIK DISINI<<
    BANTUAN DARI KI BARONG
    1.PESUGIHAN
    2.TOGEL
    3. DANAH GHAIB
    4.PENGGANDAAN UANG
    5.UANG BALIK
    6.PEMIKAT
    7.PENGLARIS BISNIS (Jualan,Tokoh,warung)
    8.PERLANJAR DALAM BERBAGAI HAL
    Jadi saya beranikan diri menghubungi beliau dan menyampaikan semua masalah saya dan alhamdulillah saya bisa di bantu,kini semua hutang saya sama majikan di Saudi semua bisa terlunasi dan punya modal untuk pulang kampung,,,,
    Jadi buat yang pengen seperti saya silahkan hubungi KI BARONG di nomor 0852 8895 8775 Anda tidak usah ragu akan adanya penipuan atau hal semacamnya sebab saya dan yg lainnya sudah membuktikan keampuhan bantuan beliau kini giliran Anda trimahkasi….

    BalasHapus
  8. Nenek kakek ku tanjung sani ��

    BalasHapus

 
Back to top!