Searching...
Minggu, 30 Agustus 2015

Korelasi antara Traveling dan Nasionalisme

Sehabis lebaran kemaren, keluargaku traveling ke negeri tetangga, Malaysia dan Singapore. Selama traveling, aku sering meng-update foto-foto selama traveling di Malaysia dan Singapore. Berbagai komen yang disampaikan oleh teman-temanku. Ada yang positif dan ada yang negatif. Salah satu komen negatifnya adalah "ngapain sih traveling jauh-jauh ke luar negeri, padahal daerah Indonesia masih banyak yang keren". Sebenarnya aku tidak mempermasalahkan komennya. Ngapain juga dimasukin ke hati. Tapi tahu ngga sih, sebenarnya traveling ke luar negeri itu justru membuatku makin cinta dengan Indonesia.

Hmm, sebelum aku menjelaskan alasan traveling ke luar negeri itu justru nasionalis, aku cerita dulu kenapa memilih traveling ke luar negeri, Malaysia dan Singapore?

Pertama, penasaran dengan jargon pariwisata Malaysia yang sejak kecil didengar, Truly Asia. Jargon pariwisata Malaysia yang legendaris itu sangat memikat turis untuk mengunjunginya.

Segenggam harapan untuk pemerintah:

Indonesia sudah terlambat dengan Wonderful Indonesia. Mungkin jika jargonnya dari dulu-dulu, angka wisata Indonesia jauh lebih meningkat. Oleh karena itu, Indonesia harus lebih giat mempromosikan wisatanya.

Kedua, kampungku di Bukittinggi, Sumatera Barat. You know, penerbangan dari Bandara Internasional Minangkabau itu hanya menuju Jakarta, Medan, Batam, Bandung dan Kuala Lumpur. Diantara penerbangan tersebut hanya Kuala Lumpur yang memberikan harga miring saat libur lebaran.

Kesimpulannya, Malaysia itu berupaya menarik turis dengan memberikan tiket murah. Sebagai penganut prinsip ekonomi, dengan pengeluaran minimal tapi hasil maksimal, tentu aku lebih pilih membeli tiket murah ke Malaysia daripada membeli tiket ke nusantara yang mahal diongkos.

Segenggam harapan untuk pemerintah:

Sebaiknya pemerintah memberikan keringanan harga tiket transportasi umum di Indonesia. Karena tarif transportasi umum yang murah itu adalah faktor pengikat utama turis untuk berkunjung ke Indonesia.

Ketiga, terpesona dengan fasilitas bandara KLIA 2. KLIA 2 itu adalah bandara untuk penerbangan low cost carrier. Meskipun demikian, fasilitas bandaranya mewah, banyak toko branded, banyak food court. Petunjuk informasinya jelas dan tertera pada setiap persimpangan gedung sehingga turis tidak akan tersesat. Ada pusat informasi yang memiliki beberapa customer service yang selalu ramah melayani pertanyaan turis tentang Malaysia. Pada meja pusat informasi juga banyak bertebaran peta dan petunjuk wisata Malaysia.

Segenggam harapan untuk pemerintah:

Sebaiknya pemerintah memberikan fasilitas bandara yang merata di Indonesia. Tidak hanya bandara penerbangan luar negeri tapi juga penerbangan domestik pada semua provinsi di Indonesia. Tidak harus mewah, yang penting bersih, aman dari kejahatan (maling, calo, dll), petunjuk informasi lengkap.

Keempat, saat ke luar dari bandara Malaysia dan Singapore, banyak transportasi umum yang dapat digunakan turis. Fasilitas transportasi umumnya bervariasi, bersih dan nyaman. Mulai dari monorail, kereta api sampai bus gratis. Selama keliling kota juga aman dari macet sehingga turis tidak pernah kesel dengan kemacetan.

Segenggam harapan untuk pemerintah:

Beberapa lokasi Indonesia belum memiliki transportasi umum yang layak. Seperti saat aku traveling keliling Sumatera Barat, Bali, Bandung Timur. Aku harus menyewa mobil supaya lebih mudah berpindah dari objek wisata satu ke objek lainnya dan supaya perjalanan wisata lebih singkat (menghindari transportasi umum yang nge-tem). Karena itu, aku meminta pemerintah untuk memperbaiki sarana transportasi umum. Transportasi umum adalah asset penting untuk kemajuan pariwisata Indonesia sekaligus dapat mengurai kemacetan sehingga membuat WNI dan turis nyaman di Indonesia.

Kelima, aku terpesona saat menaiki monorail di Malaysia dan Singapore. Tidak hanya karena kecanggihan transportasinya, kecanggihan time management keberangkatannya, kebersihan monorailnya tapi juga empati setiap warganya. Setiap gerbong selalu ada kursi khusus (untuk ibu hamil, lansia, orangtua yang membawa anak, orang yang berkebutuhan khusus). Kursi itu selalu dimanfaatkan untuk mereka. Dan yang membuatku terpukau adalah empati warganya. Jika melihat orang-orang yang berkategori khusus, warganya langsung berinisiatif memberikan tempat duduk.

Segenggam harapan untuk WNI:

Sebaiknya WNI harus memiliki empati tinggi terhadap orang-orang yang berkategori khusus. WNI harus sadar diri dan mempersilakan mereka untuk duduk. Aku pernah kesel terhadap "seleb socmed of the day" yang sempat heboh karena ngomel-ngomel via socmed karena tidak mau memberikan tempat duduk kepada ibu hamil. Yaampun miris banget deh. Bagaimana Indonesia bisa maju jika penduduknya tidak berempati?

Tahu ngga sih, meskipun fasilitas pariwisata Malaysia dan Singapore lebih keren dari Indonesia, tapi Indonesia itu jauhhhhhhhhhhhhhhhhhh lebih keren.

Bukan maksud untuk membanding-bandingkan dengan negara luar. Bukan maksud juga untuk merendahkan negara satu dengan negara lainnya. Tapi inilah fakta yang bisa aku petik selama perjalananku ke luar negeri:

Secara umum, pariwisata Malaysia dan Singapore memang jauh lebih unggul daripada Indonesia. Karena Malaysia dan Singapore memang niat sekali untuk memajukan pariwisatanya. Tapi dari segi keindahan alam, kuliner dan budaya, Indonesia masih lebih unggul dan tidak terkalahkan.

Berbicara tentang kekayaan alam Indonesia dapat aku ceritakan saat mengunjungi Batu Cave, Malaysia. Jujur aku sangat penasaran mengunjungi Batu Cave. Selain objek wisatanya pernah menjadi salah satu tempat berlangsungnya acara Top Model, Batu Cave juga memiliki stalaktit dan stalagmite. Sebagai anak geoscientist, pastinya aku sangat penasaran dengan stalaktit dan stalagmit. Namun,faktanya aku melihat stalaktit dan stalagmit di kampungku, Ngalau Indah jauh lebih keren daripada Batu Cave. 

stalaktit stalagmit batu cave
eksotisnya stalaktit stalagmit ngalau indah

Demikian pula dengan kulinernya. Sebagai orang Minang yang sudah terbiasa menyicipi masakan Padang yang spicy dan bumbunya yang nendang. Pastinya aku agak sedikit lesu mencicipi hidangan luar negeri. Tidak hanya aku tapi juga mamiku. Aduh ya mamiku itu kurusan selama traveling ke luar negeri. Gimana ngga kurusan? Makannya kentang goreng saja. Diajak ke restoran yang familiar, muka mami langsung mengkerut melihat menunya. Padahal kalau di Indonesia, mamiku itu doyan berwisata kuliner. So, sudah jelaskan bahwa kuliner nusantara itu jauh lebih lezat dari luar negeri. Saking lezatnya, ada masakan Indonesia yang menjadi makanan terlezat dunia (rendang, nasi goreng).

lezatnya kuliner indonesia


Tidak hanya alam dan kuliner, Indonesia juga kaya akan budayanya. Saking kayanya, banyak budaya Indonesia yang sudah di-klaim milik Malaysia. Artinya apa? Malaysia itu cerdik. Mereka tau Indonesia itu kaya akan budaya tapi Malaysia juga tau Indonesia kurang peduli dengan kepariwisataan Indonesia. Makanya ada budaya Indonesia seperti batik dan reog yang diklaim Malaysia. Hmm, kalau Malaysia saja berlomba-lomba meng-klaim budaya Indonesia berarti budaya Indonesia itu keren-keren donk!!!

saking kayanya budaya Indonesia, ada museum Indonesia di TMII


Seharusnya sebagai WNI, kita harus mempunyai nasionalisme kepada pariwisata Indonesia. Sebagai WNI, cara mewujudkan nasionalismeku melalui tulisan di blog. Aku suka menulis kekayaan alam dan kuliner Indonesia melalui blog. Aku juga sering menceritakan keindahan kampung halamanku, Maninjau dan Sumatera Barat di blog. Semua itu aku lakukan supaya banyak yang tertarik mengunjungi kampung halamanku.



Keterangan:
997 kata tanpa judul dan tanpa caption
 

1 komentar:

  1. Saya ingin menyampaikan kepada seluruh Tki yang bekerja di negeri orang saya Kamarudin seorang TKI DI Malaysia pengen pulang ke indo tapi gak ada ongkos sempat saya putus asah apalagi dengan keadaan hamil gaji suami itupun buat makan sedangkan hutang banyak kebetulan suami saya buka-buka internet, mendapatkan nomor aki katanya bisa bantu orang melunasi hutang melalui jalan TOGEL dengan keadaan susah jadi saya coba hubungi aki dan minta angka bocoran toto magnum angka yang di berikan 4D ternyata betul-betul tembus 100% bagi saudarah-saudara di indo mau di luar negri apabila punya masalah hutang sudah lama belum lunas jangan putus asah beliau bisa membantu meringankan masalah anda hubungi aki wowo di nomor 085-328-880-180 silahkan buktikan sendiri aki tidak melayani SMS demi allah saya sudah membuktikan. untuk info lebih jelas Klik: SITUS RESMI AKI WOWO

    BalasHapus

 
Back to top!